Warga Citangkil Kompak Ikut Donor Darah, Dukung Kesehatan Ibu dan Anak
- account_circle Redaksi Medis PRO
- calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
- visibility 85
- comment 0 komentar

MedisPRO.co.id – Puskesmas Citangkil menyelenggarakan kegiatan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) serta Dorayaki (Donor Darah untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu) pada Selasa, 30 September 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga angka kematian ibu tetap nol di wilayah kerja Puskesmas Citangkil.
Acara yang berlangsung di halaman Puskesmas Citangkil tersebut diikuti oleh unsur kecamatan, kelurahan, RT/RW, kader kesehatan, Babinsa, Kapolsek, Danramil, hingga masyarakat dari tiga kelurahan utama, yakni Taman Baru, Citangkil, dan Kebonsari. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif, terutama dalam kegiatan donor darah.
Kepala Puskesmas Citangkil, dr. Isnayanti, menjelaskan bahwa P4K berperan penting dalam menurunkan risiko kematian ibu dengan memperkuat edukasi, koordinasi, serta sistem rujukan.
“Kita bisa menurunkan angka kematian ibu, stunting, meningkatkan imunisasi, dan lainnya jika seluruh sektor bekerja sama. Ini bukan hanya tugas tenaga kesehatan,” tegas dr. Isnayanti.
Selain P4K, kegiatan donor darah “Dorayaki” menjadi bagian krusial untuk menghadapi kemungkinan perdarahan saat persalinan. Melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), kegiatan ini bukan sekadar penyediaan stok darah, tetapi juga menjadi sarana edukasi penting bagi masyarakat.
Stok darah yang terkumpul akan dikelola sesuai golongan darah warga, sehingga dapat digunakan dalam kondisi darurat yang sering kali membutuhkan penanganan cepat.
Puskesmas Citangkil menekankan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak bisa berdiri sendiri. Dukungan lintas sektor menjadi kunci, termasuk aparat pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kematian ibu dan bayi, stunting, serta meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Cilegon.
Dengan sinergi semua pihak, Puskesmas Citangkil optimistis target “nol kematian ibu” dapat terus dipertahankan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Redaksi Medis PRO


















































