Penguatan Layanan Primer, Dinkes Cilegon Gelar Advokasi dan Bimtek Pengelolaan Pustu dan Posyandu ILP
- account_circle Redaksi Medis PRO
- calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
- visibility 115
- comment 0 komentar

MedisPRO.co.id – Dalam upaya mendukung transformasi layanan kesehatan primer, Dinas Kesehatan Kota Cilegon melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat menyelenggarakan kegiatan Advokasi, Koordinasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan di Greenotel Cilegon dan melibatkan berbagai pihak terkait dalam pengelolaan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu, termasuk unsur Puskesmas, Camat, PKK, hingga mitra lintas sektor, Senin (16/07/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat dalam rangka mewujudkan Transformasi Layanan Primer, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Permen tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan Posyandu harus mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga ketenteraman masyarakat.
Hadir langsung dan membuka kegiatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Cilegon, Hj. Alfi Rizki Agnia Robinsar, yang juga merupakan Ibu Wali Kota Cilegon. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pembinaan dan penguatan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
“Dengan terbentuknya Tim Pembina Posyandu Kota Cilegon, kami berharap seluruh OPD yang terlibat dalam SPM Posyandu dapat berperan aktif dan bersinergi dalam memberikan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Hj. Alfi.
Disampaikan pula bahwa sejumlah OPD telah menjalankan pembinaan dan monitoring terhadap Posyandu, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, DP3AP2KB, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Satpol PP, dan BPBD.
Kegiatan Bimtek ini turut menghadirkan narasumber utama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, DR. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa transformasi layanan primer mencakup penyediaan layanan kesehatan sepanjang siklus kehidupan – mulai dari ibu hamil hingga lansia.
“Peran kader Posyandu sangat krusial dalam memastikan layanan tersebut berjalan optimal. Untuk itu, kader harus memiliki penguasaan terhadap 25 keterampilan dasar agar mampu memberikan layanan yang sesuai kebutuhan siklus hidup masyarakat,” ungkapnya.
Bimtek ini dihadiri oleh jajaran OPD terkait, seluruh Camat se-Kota Cilegon beserta Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Puskesmas dan penanggung jawab promosi kesehatan, perwakilan PKK Kecamatan, serta kader Posyandu dan Pustu ILP dari berbagai wilayah.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan Pustu dan Posyandu ILP, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendekatkan layanan kesehatan promotif dan preventif kepada masyarakat.
(Redaksi MedisPRO.co.id)






















































